Analysis of the Causes of Obstacles in the Implementation of Public Transportation Company Safety Management Systems in Public Transportation Companies

Authors

  • Sugianto Sugianto Teknologi Rekayasa Otomotif, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Author
  • Ilham Bagus Prasetyo Teknologi Rekayasa Otomotif, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Author
  • Muhammad Irfan Setiawan Teknologi Rekayasa Otomotif, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Author

Keywords:

system, safety, facilties, transportation

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat penerapan SMK - PAU dan mengetahui tingkat prioritas yang paling berpengaruh terhadap penerapan SMK - PAU bagi perusahaan yang belum membuat, menyelesaikan, dan menyempurnakan regulasi tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dimana populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang belum membuat, menyelesaikan, dan menyempurnakan regulasi tersebut. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan rata-rata (mean)dan metode yang digunakan menggunakan Relative Important Index (RII). Hasil perhitungan mean menunjukkan bahwa beberapa faktor menyebabkan terhambatnya penerapan SMK – PAU yaitu terkait dukungan kebijakan (skor rata-rata sejumlah 3,28), isi kebijakan (skor rata-rata sejumlah 3,08), informasi kebijakan (skor rata-rata sejumlah 3,03), dan  pembagian potensi kebijakan (skor rata-rata sejumlah 2,84). Sedangkan hasil perhitungan RII menunjukkan bahwa terdapat 4 faktor teratas yang memiliki pengaruh besar terhadap terhambatnya implementasi SMK-PAU pada perusahaan angkutan umum, yaitu belum adanya karyawan perusahaan yang memiliki kompetensi khusus terkait penyusunan dokumen SMK-PAU (nilai RII sebesar 0,883), kurang memadainya sarana dan prasarana dalam pelaksanaan penyusunan dokumen SMK-PAU (nilai RII sebesar 0,867), belum adanya karyawan perusahaan yang pernah mengikuti pelatihan tentang penyusunan dokumen SMK-PAU (nilai RII sebesar 0,858), dan belum adanya divisi khusus di perusahaan terkait bidang keselamatan operasional maupun K3 (nlai RII sebesar 0,842).

References

[1] Avirianto, Buku Informasi Transportasi, vol. 13. Kementrian Perhubungan RI, 2023.

[2] Menteri Perhubungan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 85 Tahun 2018 Tentang Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum,” Menteri Perhub. Republik Indones., pp. 1–74, 2018.

[3] Kementerian Perhubungan Darat, “Tata Cara Penilaian Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum.” 2019.

[4] D. Sarana, T. Jalan, D. Jenderal, and P. Darat, Laporan Monitoring Capaian Kinerja Triwulan II 2022. Jakarta: Direktorat Sarana Transportasi Jalan, 2022.

[5] I. Lenaini, “Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling,” Hist. J. Kajian, Penelit. Pengemb. Pendidik. Sej., vol. 6, no. 1, pp. 33–39, 2021, [Online]. Available: http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis.

[6] N. I. Majdina, B. Pratikno, and A. Tripena, “Penentuan Ukuran Sampel Menggunakan Rumus Bernoulli Dan Slovin: Konsep Dan Aplikasinya,” J. Ilm. Mat. dan Pendidik. Mat., vol. 16, no. 1, p. 73, 2024, doi: 10.20884/1.jmp.2024.16.1.11230.

[7] S. F. Fitria, E. Harahap, F. Badruzzaman, Y. Fajar, and D. Darmawan, “Aplikasi Rata-Rata Data Tunggal,” Semin. Nas. Pendidik. Mat. Ahmad Dahlan 2018, pp. 145–150, 2018.

[8] A. Tannya, Pingkan, and J. B. Mangare, “Faktor-Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3,” J. Sipil Statik ISSN 2337-6732, vol. 5, no. 4, pp. 187–195, 2017.

[9] E. Z. Variamen and M. A. Rohman, “Faktor Penghambat Implementasi Proyek Transportasi Masal berbasis Rel di Surabaya dengan Skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha,” J. Apl. Tek. Sipil, vol. 19, no. 4, p. 469, 2021, doi: 10.12962/j2579-891x.v19i4.9905.

[10] A. E. Husin and F. Sustiawan, “Analisa RII (Relative Important Index) Terhadap Faktor-Faktor yang Berpengaruh dalam Mengimplementasikan BIM 4D dan M-PERT pada Pekerjaan Struktur Bangunan Hunian Bertingkat Tinggi,” J. Apl. Tek. Sipil, vol. 19, no. 4, p. 417, 2021, doi: 10.12962/j2579-891x.v19i4.9336.

[11] R. A. Primasworo, B. Oktaviastuti, and R. W. Madun, “Evaluasi Penggunaan Angkutan Umum Perkotaan Di Kota Malang ( Trayek Arjosari – Tidar / AT),” Fondasi J. Tek. Sipil, vol. 11, no. 1, p. 98, 2022, doi: 10.36055/fondasi.v0i0.10561.

[12] B. Vanessa and K. Prabantari, “Analisis Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Tingkat Kepuasan Pelanggan Transportasi Transjakarta,” J. Transaksi, vol. 12, no. 1, pp. 25–39, 2020.

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
S. Sugianto, I. B. Prasetyo, and M. I. Setiawan, “Analysis of the Causes of Obstacles in the Implementation of Public Transportation Company Safety Management Systems in Public Transportation Companies”, Jurnal Perintis, vol. 2, no. 3(Mei-Juni), pp. 129–136, Jun. 2026, Accessed: Jul. 22, 2026. [Online]. Available: https://ejournal.pktj.ac.id/index.php/perintis/article/view/135

Similar Articles

1-10 of 53

You may also start an advanced similarity search for this article.