Identifikasi dan Penanganan Daerah Rawan Kecelakaan Pada Ruas Jalan Tol Menggunakan Metode EAN Dan UCL
Kata Kunci:
Jalan tol, daerah rawan kecelakaan, EAN, UCL, Waru-Juanda, keselamatan lalu lintasAbstrak
Jalan Tol Waru–Juanda merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Bandara Internasional Juanda. Namun, ruas tol ini, khususnya pada KM 03+850, memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi sehingga diidentifikasi sebagai daerah rawan kecelakaan (blackspot). Permasalahan ini mendorong perlunya kajian lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab serta memberikan rekomendasi penanganan guna meningkatkan keselamatan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor penyebab kecelakaan di KM 03+850 Jalan Tol Waru–Juanda serta memberikan rekomendasi penanganan yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data primer melalui inspeksi lapangan dan observasi kondisi infrastruktur, serta data sekunder dari pihak pengelola tol mengenai data kecelakaan, kecepatan kendaraan, dan perlengkapan jalan.Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Equivalent Accident Number (EAN) dan Upper Control Limit (UCL) untuk menentukan tingkat kerawanan kecelakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa KM 03+850 memiliki angka kecelakaan tertinggi selama tiga tahun terakhir, didominasi oleh kecelakaan tunggal yang terjadi pada kondisi cuaca cerah, dengan faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi, geometri jalan yang tidak ideal, serta kondisi kendaraan yang tidak layak.
Penanganan yang telah dilakukan meliputi pemasangan rambu tambahan, penerangan jalan, pemasangan Variable Message Sign (VMS), serta penerapan speed camera di titik strategis. Kesimpulannya, KM 03+850 secara signifikan tergolong sebagai daerah rawan kecelakaan yang membutuhkan upaya penanganan berkelanjutan melalui pendekatan rekayasa lalu lintas, teknologi pengawasan, dan peningkatan kesadaran pengguna jalan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman.Referensi
[1] A. C. Sutandi, “Analisis Blackspot Di Indonesia Berdasarkan Perbedaan Kondisi Jalan, Fatalitas Kecelakaan, Dan Analisis Risiko,” J. Jalan Jemb., vol. 40, no. 1, pp. 67–76, 2023, doi: https://doi.org/10.58499/jatan.v40i1.1179.
[2] D. Supriyatno, “Identifikasi Daerah Rawan Kecelakaan Surabaya 2020,” vol. 5, no. 1, pp. 422–427, 2020.
[3] I. C. Nugraha, M. R. Purwaningsih, A. Firmansyah, and F. Dzulfikar, “Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa terhadap Perekonomian Megaregion Pantura di Jawa Tengah,” J. Wil. dan Kota, vol. 9, no. 02, pp. 80–90, 2022, doi: https://doi.org/10.34010/jwk.v9i02.7766.
[4] U. S. Lestari and R. I. Anjarsari, “Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Dan Penanganan Daerah Rawan Kecelakaan Jalan Ahmad Yani (Ruas KM 17-KM36) Kota Banjarbaru,” J. Teknol. Berkelanjutan (Sustainable Technol. Journal), vol. 9, no. 2, pp. 110–117, 2020.
[5] U. Fariz and D. Kusmayadi, “Identifikasi Lokasi Rawan Kecelakaan (Blackspot) Di Kabupaten Bekasi,” J. Keselam. Transp. Jalan (Indonesian J. Road Safety), vol. 10, no. 1, pp. 1–12, 2023, doi: https://doi.org/10.46447/ktj.v10i1.520.
[6] M. R. Sutriasti, H. Prihantono, and B. Prihatiningsih, “Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan S. Supriadi, Kota Malang,” Compos. J. Civ. Eng., vol. 1, no. 2, pp. 62–70, 2023, doi: https://doi.org/10.26905/cjce.v1i2.8572.
[7] R. Rahmawati, H. Widarto, and N. Hadansi, “Analisis Tingkat Kecelakaan Menggunakan Metode Accident Rate Dan Equivalent Accident Number (Ean) Di Kab. Enrekang,” STABILITA || J. Ilm. Tek. Sipil, vol. 11, no. 3, p. 143, 2023, doi: https://doi.org/10.55679/jts.v11i3.46257.
[8] E. E. S. Putra, S. Y. Ratih, and L. Primantari, “Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Raya Ngerong Cemorosewu,” J. Kacapuri J. Keilmuan Tek. Sipil, vol. 4, no. 2, p. 255, 2022, doi: https://doi.org/10.31602/jk.v4i2.6432.
[9] M. R. Nurtisty, J. E. Simangunsong, T. S. P. Arifin, and B. Budi Haryanto, “ANALISIS KARAKTERISTIK KECELAKAAN LALU LINTAS PADA TITIK BLACKSPOT di RUAS JALAN AHMAD YANI KILOMETER 21, JALAN WAHID HASYIM II dan JALAN CIPTO MANGUNKUSUMO SAMARINDA,” Teknol. Sipil J. Ilmu Pengetah. dan Teknol., vol. 7, no. 2, p. 19, 2023, doi: https://doi.org/10.30872/ts.v7i2.13184.
[10] A. Fahza and H. Widyastuti, “Analisis Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas pada Ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol.,” J. Tek. ITS, vol. 8, no. 1, pp. 54–59, 2019, doi: https://doi.org/10.12962/j23373539.v8i1.42123.
[11] K. Al Qubro, M. Fauzi, and A. Christine, “Penentuan Titik Rawan Kecelakaan (Black Spot) Pada Ruas Jalan Nasional Palembang – Indralaya,” Bear. J. Penelit. dan Kaji. Tek. Sipil, vol. 7, no. 3, p. 151, 2022, doi: https://doi.org/10.32502/jbearing.4650202273.
[12] M. S. H. BayuKusumo Nugroho, “Identifikasi Daerah Rawan Kecelakaan Pada Jalan Tol Surabaya –Gresik,” Teknol. Transp. dan Logistik, vol. 1, no. 1, pp. 29–34, 2020.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fiarentina Berlianindya, Brasie Pradana Sela Bunga Riska Ayu (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
