Rancang Bangun Alat Sistem Monitoring Ruang Parkir Kosong Berbasis Arduino
Kata Kunci:
Parkir, Internet of Things (IoT), Prototipe, ADDIE , Black Box Testing, Arduino R3Abstrak
Pesatnya perkembangan teknologi membuat kita terus melakukan inovasi terutama di bidang teknologi. Internet of Things (IoT) merupakan contoh dari kemajuan teknologi dengan tujuan mempermudah kinerja manusia yang dapat diterapkan salah satunya
pada area sistem parkir. Secara umum, sistem parkir di Indonesia masih dikendalikan secara manual dengan mengelilingi semua
lokasi parkir untuk mendapatkan lahan parkir yang kosong. Salah satu permasalahan dalam sistem parkir pada mall di Indonesia yaitu belum adanya sistem yang digunakan untuk mendeteksi ketersediaan jumlah ruang parkir kosong dan lokasi ruang parkir
kosong yang ada didalam basement tersebut. Dalam situasi tertentu seperti saat cuaca hujan atau saat akhir pekan, petugas parkir mengalami kesulitan mengatur lahan parkir karena kendaraan yang masuk terlalu banyak sehingga sulit bagi petugas
parkir atau pengendara untuk mencari ruang parkir yang kosong. Permasalahan tersebut dapat teratasi dengan memberikan solusi memanfaatkan mikrokontroler Arduino R3 dengan membuat prototipe sensor sistem informasi parkir menggunakan
LCD dan lokasi parkir menggunakan LED sebagai sebuah penelitian. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode
ADDIE sebagai tahapan kerangka kerja terstruktur untuk pengembangan intervensi instruksional yang melibatkan evaluasi dan revisi disetiap langkahnya. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing melalui simulasi dengan miniatur parkir, dimana sistem secara otomatis menerima dari sensor ultrasonik. Hasil pembuatan prototipe ini, memperoleh presentase keberhasilan pengujian sistem pemantauan 100% dengan kata lain peneliti telah berhasil membuat sistem pemantauan tempat parkir yang lebih efektif dan efisien.
Referensi
[1] R. Chandra Aldi Wibawa, F. Baskoro, I. B. Gusti Putu Asto, and N. Kholis, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Area Parkir Kosong pada Pusat Perbelanjaan Berbasis Internet of Things (IoT) dengan Telegram Bot,” J. Tek. Elektro UNESA, vol. 11, no. 2, pp. 182–189, 2022.
[2] M. E. Mulyadi, L. D. Samsumar, and M. M. Efendi, “PERANCANGAN SISTEM MONITORING LAHAN PARKIR PADA AREA BASEMENT HOTEL ASTON INN MATARAM BERBASIS INTERNET OF THINGS ( IOT ),” vol. 1, no. 4, pp. 316–326, 2024.
[3] M. Akbar and S. Jura, “Sistem Tersemat Pendeteksi Slot Parkir,” J. Inf. Sains dan Teknol., vol. 3, no. 2, pp. 291–298, 2018, [Online]. Available: https://doi.org/10.24252/instek.v3i2.6047
[4] R. M. Ichsan, “Analisis Kebutuhan Parkir Pada Gedung Parkir Java Supermall Peterongan Semarang,” J. Pengemb. Rekayasa dan Teknol., vol. 6, no. 1, p. 1, 2022, doi: 10.26623/jprt.v18i1.4702.
[5] “Begini Jadinya kalau Gak Sabaran, Cari Parkir di Basement Berujung Serempetan,” otosia.com. Accessed: Jul. 10, 2025. [Online]. Available: https://www.otosia.com/mobil/begini-jadinya-kalau-gak-sabaran-cari-parkir-di-basement-berujung-serempetan-154734-mvk.html?page=2
[6] S. Ariyani, H. Setyawan, and D. A. Dimas, “Prototype Sistem Parkir Bergerak Berbasis IoT Menggunakan Respberry Pi,” J. Tek. Elektro dan Komputasi, vol. 2, no. 2, pp. 96–111, 2020, doi: 10.32528/elkom.v2i2.3438.
[7] D. Hernikawati, “Perbandingan Solusi Parkir Konvensional dengan Smart Parking,” Maj. Semi Ilm. Pop. Komun. Massa, vol. 2, no. 2, pp. 118–130, 2021.
[8] W. arum Wibawana, “Viral Soal Jukir Liar, Begini Aturan Parkir di Basement Masjid Istiqlal,” detiknews. Accessed: Jul. 10, 2025. [Online]. Available: https://news.detik.com/berita/d-7337993/viral-soal-jukir-liar-begini-aturan-parkir-di-basement-masjid-istiqlal
[9] M. Muslihudin, “Implementasi Aplikasi Rumah Pintar Berbasis Android Dengan Arduino Microcontrolle,” J. Keteknikan dan Sains – LPPM UNHAS, vol. 1, no. 1, pp. 23–30, 2018.
[10] R. Risdiandi, “Analisis Cara Kerja Sensor Ultrasonik Menggunakan Mikrokontroler Arduino Uno Untuk Merancang Alat Deteksi Banjir Secara Otomatis,” OSF Prepr. January, vol. 1, no. January 2020, p. 1, 2021, doi: 10.13140/RG.2.2.24386.61123.
[11] R. A. H. Cahyadi, “Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Addie Model,” Halaqa Islam. Educ. J., vol. 3, no. 1, pp. 35–42, 2019, doi: 10.21070/halaqa.v3i1.2124.
[12] N. and M. Angko, “Pretest Posttest Group .,” Kwangsan, vol. 1, no. 1, pp. 1–15, 2013.
[13] K. L. Gustafson, “Survey of Instructional Development Models,” in Survey of Instructional Development Models, Third Edit., Syracuse, New York, 1977, p. 106.
[14] J. R. Fauzi, “Algoritma Dan Flowchart Dalam Menyelesaikan Suatu Masalah Disusun Oleh Universitas Janabadra Yogyakarta 2020,” 2020.
[15] Uminingsih, M. Nur Ichsanudin, M. Yusuf, and S. Suraya, “Pengujian Fungsional Perangkat Lunak Sistem Informasi Perpustakaan Dengan Metode Black Box Testing Bagi Pemula,” STORAGE J. Ilm. Tek. dan Ilmu Komput., vol. 1, no. 2, pp. 1–8, 2022, doi: 10.55123/storage.v1i2.270.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rizal Aprianto, Ahnaf Zain Athallah Ahnaf, Muhammad Ihsan Amrullah (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

