Pendekatan Haddon Matrix sebagai Upaya Intervensi Sistem Keselamatan Jalan Daerah Rawan Kecelakaan Kabupaten Pacitan
Kata Kunci:
Matriks Haddon, Kecelakaan lalu lintas, Keselamatan jalan, IntervensiAbstrak
Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah serius karena menyebabkan tingginya angka cedera, kematian dan kerugian ekonomi di dunia. Kabupaten Pacitan dengan kondisi geografis yang didominasi jalan berkelok dan berbukit, memiliki tingkat kecelakaan yang tinggi terutama daerah rawan kecelakaan. Penelitian bertujuan menganalisis penyebab kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pacitan menggunakan Haddon Matrix. Metode ini melakukan pendekatan melalui faktor manusia, kendaraan dan lingkungan berdasarkan tiga fase utama, yaitu pra-kecelakaan, saat kecelakaan, dan pasca-kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan perilaku tidak tertib pengemudi seperti mengabaikan aturan lalu lintas dan penggunaan alat keselamatan menjadi faktor dominan. Selain itu, kendaraan dengan kondisi teknis yang buruk serta infrastruktur jalan yang tidak memadai turut meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Pendekatan Haddon Matrix berhasil mengidentifikasi peluang intervensi pada setiap fase kecelakaan, seperti perbaikan infrastruktur jalan, penegakan hukum yang ketat dan edukasi keselamatan lalu lintas. Rekomendasi berbasis 3E (Engineering, Enforcement, Education) diusulkan sebagai solusi komprehensif untuk menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan jalan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan lembaga terkait menjadi kunci untuk menciptakan sistem keselamatan jalan yang berkelanjutan di Kabupaten Pacitan.
Referensi
[1] Y. Oktopianto, S. Shofiah, F. A. Rokhman, K. P. Wijayanti, and E. Krisdayanti, “Analisis Daerah Rawan Kecelakaan (Black Site) Dan Titik Rawan Kecelakaan (Black Spot) Provinsi Lampung,” Journal Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil, vol. 5, 2021.
[2] S. Kendi and M. L. Macy, “The Injury Equity Framework — Establishing a Unified Approach for Addressing Inequities,” New England Journal of Medicine, vol. 388, no. 9, pp. 774–776, Mar. 2023, doi: 10.1056/nejmp2212378.
[3] bps.go.id, “Jumlah Kecelakaan, Korban Mati, Luka Berat, Luka Ringan, dan Kerugian Materi, 2022,” bps.go.id. Accessed: Oct. 22, 2024. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTEzIzI=/jumlah-kecelakaan-korban-mati-luka-berat-luka-ringan-dan-kerugian-materi.html
[4] G. Sugiyanto, A. Fadli, and M. Y. Santi, “Penerapan Hasil Audit Keselamatan Jalan di Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas,” Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 50–58, Mar. 2020, doi: 10.31849/dinamisia.v4i1.3476.
[5] Polres Pacitan, “Data Laka Lantas Polres Kabupaten Pacitan,” Pacitan, 2024.
[6] W. Haddon, “THE CHANGING APPROACH TO THE EPIDEMIOLOGY. PREVENTION, AND AMELIORATION OF TRAUMA: THE TRANSITION TO APPROACHES ETIOLOGICALLY RATHER THAN DESCRIPTIVELY BASED,” A.J.P.H., vol. 58, 1968.
[7] S. Doza, V. Bovbjerg, S. Case, A. Vaughan, and L. Kincl, “Utilizing Haddon matrix to assess nonfatal commercial fishing injury factors in Oregon and Washington,” Inj Epidemiol, vol. 10, no. 1, Dec. 2023, doi: 10.1186/s40621-023-00428-7.
[8] D. J. Barnett, R. D. Balicer, D. Blodgett, A. L. Fews, C. L. Parker, and J. M. Links, “The application of the Haddon matrix to public health readiness and response planning,” Environ Health Perspect, vol. 113, no. 5, pp. 561–566, May 2005, doi: 10.1289/ehp.7491.
[9] P. Trivedi and J. Shah, “Road Accident Hazard Prevention by Applying the Haddon Matrix,” Springer Nature Singapore, pp. 247–257, 2022.
[10] W. Haddon, “Advances in the Epidemiology of Injuries as a Basis for Public Policy,” LANDMARKS IN AMERICAN EPIDEMIOLOGY, vol. 5, 1980.
[11] N. Klinjun, M. Kelly, C. Praditsathaporn, and R. Petsirasan, “Identification of Factors Affecting Road Traffic Injuries Incidence and Severity in Southern Thailand Based on Accident Investigation Reports,” Sustainability (Switzerland), vol. 13, no. 22, Nov. 2021, doi: 10.3390/su132212467.
[12] A. Farid and K. Ksaibati, “Modeling Severities of Motorcycle Crashes Using Random Parameters,” Journal of Traffic and Transportation Engineering, vol. 8, no. 2, pp. 225–236, 2021.
[13] A. Barzegar, M. Ghadipasha, M. Forouzesh, S. Valiyari, and A. Khademi, “Epidemiologic study of traffic crash mortality among motorcycle users in Iran (2011–2017),” Chinese Journal of Traumatology - English Edition, vol. 23, no. 4, pp. 219–223, Aug. 2020, doi: 10.1016/j.cjtee.2020.05.008.
[14] D. Halbersberg and B. Lerner, “Young driver fatal motorcycle accident analysis by jointly maximizing accuracy and information, Accident Analysis & Prevention,” Accid Anal Prev, vol. 129, pp. 350–361, 2019, Accessed: Nov. 22, 2024. [Online]. Available: https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0001457518304561?via%3Dihub
[15] D. Adminaité-Fodor and G. Jost, “REDUCING SPEEDING IN EUROPE,” Feb. 2019. [Online]. Available: www.etsc.eu/pin
[16] A. Maryani and H. Iridiastadi, “Faktor Penyebab Kecelakaan Sepeda Motor: Studi Literatur,” Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, vol. 10, no. 1, pp. 25–32, Jun. 2024, doi: 10.30656/intech.v10i1.8061.
[17] World Health Organization, “Post-Crash Response Supporting Those Affected by Road Traffic Crashes,” Switzerland, 2016. [Online]. Available: www.who.int/about/licensing/copyright_form/en/index
[18] C. S. Crandall, L. M. Olson, and D. P. Sklar, “Mortality Reduction with Air Bag and Seat Belt Use in Head-on Passenger Car Collisions,” Am J Epidemiol, vol. 153, no. 3, pp. 219–224, Feb. 2001.
[19] World Health Organization, “GLOBAL STATUS REPORT ON ROAD SAFETY 2018,” Switzerland, 2018.
[20] T. and R. E. (BITRE) Bureau of Infrastructure, “The Impact of Airbags and Electronic Stability Control on Australian Light Vehicle Fatalities,” Canberra, 2014.
[21] L. Evans, “Traffic Safety,” Am J Prev Med, vol. 29, no. 5, pp. 466–466, Dec. 2005, doi: 10.1016/j.amepre.2005.06.018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Bambang Istiyanto, Bagus Nuari Priambudi, Inas Fadiyah Hanin, Reza Fitrama Nur Cahyono, Azzah Ula Nabillah Yoni, Achmad Yusron (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
