Keselamatan Dermaga Apung Wisata Pantai Berdasarkan Persepsi Wisatawan

Penulis

  • Dzakiyya Salsabila Afifi Rekayasa Sistem Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Penulis
  • Nasywa Maulidya Putri Rekayasa Sistem Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Penulis
  • Shandy Aulia Maharani Rekayasa Sistem Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Penulis
  • Dani Fitria Brilianti Rekayasa Sistem Transportasi Jalan, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Penulis https://orcid.org/0009-0002-2555-3173

Kata Kunci:

Persepsi, Keselamatan, Dermaga Apung, Wisatawan, Pariwisata

Abstrak

Dermaga apung di kawasan wisata pantai sering digunakan sebagai fasilitas pendukung aktivitas wisata bahari(transportasi kapal wisata, snorkeling, diving, dan olahraga air). Keselamatan wisatawan yang berada di atas dermaga apung sering menghadapi risiko yang tinggi. Persepsi wisatawan terhadap keselamatan dermaga apung Pantai Alam Indah diusulkan untuk melakukan penilaian. Data dikumpulkan dengan kuesioner terhadap 102 responden(wisatawan) dengan 4 pilihan jawaban yang masing-masing memiliki bobot. Perhitungan pembobotan dilakukan yang hasilnya dimasukan dalam kategori penilaian. Hasil persepsi wisatawan memberikan penilaian dengan kategori cukup baik. Aspek stabilitas dan kapasitas menjadi yang tertinggi dengan memiliki persepsi kategori baik dibandingkan aspek fasilitas keselamatan dan kondisi keselamatan dengan kategori cukup baik, sedangkan aspek prosedur keselamatan dengan kategori kurang baik. Penilaian persepsi dapat dipergunakan pengelola untuk membuat perbaikan dermaga apung dengan desain ulang sebagai upaya peningkatan keselamatan, kenyamanan, dan daya tarik wisata yang akan mendorong pembangunan pariwisata dan perekonomian yang berkelanjutan.

Referensi

[1] J. Zhang, L. Li, M. C. Ong, O. El Beshbichi, and A. Kniat, “Development of a Response Assessment Tool for a Floating Dock System,” in Volume 5B: Ocean Engineering; Honoring Symposium for Professor Günther F. Clauss on Hydrodynamics and Ocean Engineering, American Society of Mechanical Engineers, Jun. 2022. doi: https://doi.org/10.1115/OMAE2022-78997.

[2] I. S. Igwe and T. J. Ajoko, “Analysis and Design of Steel a Floating Pontoon Jetty for Use in the Coastal Waters of Nigeria,” European Journal of Engineering and Technology Research, vol. 5, no. 9, pp. 1013–1021, Sep. 2020, doi: https://doi.org/10.24018/ejeng.2020.5.9.1863.

[3] A. Irwan, “Analisa Gerakan Dermaga Apung dengan Menggunakan Software Moses (Studi Kasus: Pasca Gempa Di Gili Trawangan),” JOURNAL OF APPLIED SCIENCE (JAPPS), vol. 1, no. 1, pp. 034–041, May 2019, doi: https://doi.org/10.36870/japps.v1i1.6.

[4] A. Sufyan, R. Akhwady, J. Risandi, and N. Syadiah, “ANALISA HIDRO OSEANOGRAFI PULAU LIWUNGAN UNTUK STUDI KELAYAKAN STRUKTUR DERMAGA APUNG,” Jurnal Kelautan Nasional, vol. 12, no. 3, p. 127, Dec. 2017, doi: https://doi.org/10.15578/jkn.v12i3.6261.

[5] A. FITRIADHY and A. ADAM, “CFD ANALYSIS ON VERTICAL MOTION OF A FULL-SCALE FLOATING JETTY,” J Sustain Sci Manag, vol. 15, no. 6, pp. 100–110, Aug. 2020, doi: https://doi.org/10.46754/jssm.2020.08.009.

[6] M. El-Maadawy, M. Moustafa, H. El-Kilani, and A. Tawfiq, “Structural Safety Assessment of a Floating Dock during Docking Operation,” Port-Said Engineering Research Journal, vol. 22, no. 2, pp. 32–39, Sep. 2018, doi: https://doi.org/10.21608/pserj.2018.32094.

[7] A. Fitriadhy et al., “CFD Investigation into The Effect of Heave Plate on Vertical Motion Responses of a Floating Jetty,” CFD Letters, vol. 12, no. 5, pp. 24–35, May 2020, doi: https://doi.org/10.37934/cfdl.12.5.2435.

[8] A. Kadir and S. Hardjono, “Analisis Kekuatan Struktur Dermaga Apung untuk Pelabuhan Perintis,” Warta Penelitian Perhubungan, vol. 31, no. 1, pp. 47–54, Jul. 2019, doi: https://doi.org/10.25104/warlit.v31i1.911.

[9] Harmila Morika Tarigan and Husni Thamrin, “Implementasi Kebijakan Pengembangan Objek Wisata Dermaga Apung Silalahi Di Kabupaten Dairi,” Jurnal Niara, vol. 16, no. 2, pp. 379–390, Sep. 2023, doi: https://doi.org/10.31849/niara.v16i2.16265.

[10] H. Lubis, “PEMODELAN DERMAGA APUNG DI TEMPAT PARIWISATA DANAU TOBA, SUMATERA UTARA,” Riset Sains dan Teknologi Kelautan, pp. 65–68, Jun. 2022, doi: https://doi.org/10.62012/sensistek.v5i1.19410.

[11] I. Satria et al., “Dermaga Apung Untuk Menunjang Budidaya Kepiting Masyarakat Desa,” Madaniya, vol. 5, no. 1, pp. 166–176, Feb. 2024, doi: https://doi.org/10.53696/27214834.702.

[12] B. M. Sunjaya et al., “Desain Dermaga Apung dan Penangkap Sampah di Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo , Surabaya,” Seminar Nasional Teknologi, no. 27, 2015.

[13] Lois, Suparno, and K. N. Handayanu, “Penerapan Ekologi dalam Perancangan Pusat Konservasi Rawa Pening di Kabupaten Semarang,” Senthong, vol. 1, no. 2, 2018.

[14] S. Darmo, A. Zainuri, and R. Sutanto, “PEMBERDAYAAN DESA WISATA BERBASIS SUMBER DAYA ALAM DI DESA KARANG SIDEMEN LOMBOK TENGAH,” Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 315–319, Aug. 2021, doi: https://doi.org/10.32722/mapnj.v4i1.3774.

[15] F. Firdaniza, N. Gusriani, and I. Irianingsih, “PENINGKATAN SOSIO EKONOMI PERIKANAN DENGAN MENGEMBANGKAN WISATA MINAT KHUSUS MEMANCING DAN SPEARFISHING DI DAERAH PARIGI PANGANDARAN,” Dharmakarya, vol. 8, no. 4, Dec. 2019, doi: https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i4.19005.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-28

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

[1]
D. S. Afifi, N. M. Putri, S. A. Maharani, and D. F. Brilianti, “Keselamatan Dermaga Apung Wisata Pantai Berdasarkan Persepsi Wisatawan”, Jurnal Perintis, vol. 1, no. 2(Maret-April), pp. 51–58, Mar. 2025, Accessed: Feb. 02, 2026. [Online]. Available: https://ejournal.pktj.ac.id/index.php/perintis/article/view/15

Artikel Serupa

1-10 dari 22

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.