Analisis Kelayakan Jalur Sepeda Mendorong Mobilitas Berkelanjutan Era Smart City Kota Banyumas
Kata Kunci:
jalur sepeda, mobilitas berkelanjutan, kota cerdasAbstrak
Transformasi menuju smart city menuntut sistem transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, pengembangan jalur sepeda menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor dan mendorong mobilitas hijau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan jalur sepeda di Kota Banyumas sebagai bagian dari strategi mobilitas berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuisioner kepada masyarakat pengguna sepeda, serta analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS. Analisis dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap aspek keamanan, kenyamanan, aksesibilitas, dan kebutuhan infrastruktur jalur sepeda. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa mayoritas responden mendukung pengembangan jalur sepeda dan menilai jalur tersebut layak untuk dikembangkan, terutama pada ruas-ruas jalan yang memiliki intensitas lalu lintas rendah hingga sedang. Analisis juga mengungkapkan bahwa ketersediaan jalur yang aman dan terintegrasi akan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan bermotor ke sepeda, sehingga mampu mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan. Dengan demikian, jalur sepeda di Kota Banyumas dinyatakan layak secara fungsional dan sosial untuk dikembangkan sebagai bagian dari implementasi mobilitas berkelanjutan dalam kerangka smart city. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan bertahap dengan dukungan kebijakan serta perencanaan berbasis kebutuhan pengguna.
Referensi
[1] C. Healy, “Active Travel Literature Review,” no. July, 2017.
[2] A. Budiman, B. H. Wibisono, and O. Keiichi, “PROGRAM SEPEDA GRATIS UNTUK SISWA SMP NEGERI DI KOTA BLITAR , PROVINSI JAWA TIMUR , INDONESIA EFFECTIVENESS OF BIKE TO SCHOOL POLICY FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN BLITAR MUNICIPALITY , PROVINCE OF EAST JAVA , INDONESIA,” vol. 8, no. 3, pp. 205–220, 2020.
[3] G. Pranata and J. Susanto, “ANALISIS EFEKTIVITAS LAJUR KHUSUS SEPEDA PADA KAWASAN TOMANG – CIDENG TIMUR,” vol. 4, no. 1, pp. 13–22, 2021.
[4] D. I. K. Makassar, “TUGAS AKHIR ANALISIS EFEKTIFITAS JALUR KHUSUS SEPEDA DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus: Jalan A.P. Pettarani),” 2023.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Angga David Maolana Syah, Ahmad Syarif Shaiha Adha, Rizal Aprianto (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
